Media Gathering & Launching ITCoPS

Feb 4, 2016   //   by bhaga   //   Articles, Inspiration, Lounge  //  No Comments

presentasi ITCoPS

Stikom Surabaya selalu berkomitmen selangkah lebih maju dalam inovasi. Rabu, 27 Januari 2016, bertempat di lantai 10 ruang perpustakaan, teknologi Radio Frequency Identification (RFID) yang diberi nama ITCoPS (Identification – Trust – Control – Privilege – Security) itu secara resmi diluncurkan. Hadirnya penggunaan teknologi RFID di kampus Stikom Surabaya iniatas dasar makin kompleksnya kebutuhan data dan informasi yang terus berkembang. Sedangkan teknologi RFID merupakan solusi tepat atas tuntutan tersebut karena penyampaian datanya lebih cepat, akurat, aman, dan praktis. Dengan menerapkan teknologi ini diharapkan bisa memberi manfaat optimal guna meningkatkan kinerja organisasi.

Secara garis besar implementasi ITCoPS ini diaplikasikan melalui Kartu Identitasdan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Kartu tersebutlah yang digunakan untuk mengakses berbagai fasilitas di kampus. Pemegang kartu tinggal melakukan tapping pada tempat-tempat yang tersedia layanan RFID. Untuk saat ini, teknologi RFID di kampus Stikom Surabaya telah digunakan untuk beberapa keperluan, antara lain, yaitu: parkir, access controlbagian akademik, informasi akademik, entranceextranceperpustakaan, presensi mahasiswa, dan vending mechine.

Manfaat serta keunggulan teknologi RFID yang dikembangkan oleh tim RFID Stikom Surabaya dibanding implementasi RFID secara umum adalah, sudah terintegrasinya secara langsung ke beberapa sarana dan prasarana kampus dan data terpusat dalam satu server khusus (cloud computing). Selain itu, dalam pengembangan aplikasi benar-benar disesuaikan kebutuhan dan di bangun oleh tim RFID Stikom Surabaya sendiri. Sedang ditempat lain pengaplikasian masih bersifat parsial, belum terintegrasi, dan data belum tersimpan dalam satu serversehingga jika terjadi kerusakan di salah satu sarana, data ikut hilang. Berikut penjelasan masing-masing implementasinya:

1.  Sistem Parkir untuk Kendaraan Bermotor

Keunggulan sistem ini adalah meminimalkan tenaga manusia, cepat, akurat, rekam data jumlah kendaraan keluar masuk kampus, hingga bantuan untuk retrieve data mengenai jumlah pendapatan dari parkir, kehilangan, dan kebutuhan informasi lainnya. Sistem parkir ini sekaligus dapat digunakan dalam pengambilan keputusan terkait perilaku pengguna parkir, jam berapa saja pengguna terbanyak, yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai acuan pengembangan lahan parkir berikutnya atau kebijakan lain.

2.  Presensi Online

RFID reader terpasang di tiap pintu kelas. Mahasiswa yang hadir otomatis terekam dalam sistem, selanjutnya dosen tinggal melakukan verifikasi sesuai data kehadiran yang terekam. Data absensi terkoneksi secara online yang sebelumnya dosen harus input manual, hal tersebut memungkinkan terjadinya human error.Dengan sistem ini dapat dilakukan secara mandiri, cepat, akurat, serta kecurangan absensi (titip absen) dapat dihindari. Dari sisi dosen, data kehadiran dosen digunakan sebagai evaluasi kinerja.

3.  Kontrol Akses

Fitur inimampu membatasi akses seseorang terhadap sarana dan prasarana kampus. Hanya beberapa orang saja yang diberi hak akses, misalkan ruang server, pimpinan, ujian, dan keuangan.

4.  Gate Perpustakaan

Tidak sebatas sebagai hak akses untuk memasuki area perpustakaansaja, namun terekam juga data pengunjung, lama kunjungan, serta trafik kunjungan. Jika dikombinasikan dengan barcode reader dapat membaca perilaku peminjam, misalkan jenis buku apa saja yang sering dipinjam. Melalui data yang tersaji, pihak perpustakaan bisa melakukan evaluasi terhadap layanannya.

5.  SIIS (Student Integrated Information System)

Aplikasi inimerupakan pengembangan dari sistem yang sudah ada. Sebelumnya mahasiswa harus input NIM dan PIN secara manual, sekarang mahasiswa tinggal tapping KTM mereka, maka data akademik (transkrip nilai, history index prestasi, presensi, keuangan, jadwal kuliah, poin SSKM) yang diminta langsung ditampilkan.

6.  Vending Mechine

Penerapan tidak hanya terbatas pada aplikasi, tapi juga hingga mesin. Dengan pengaplikasian pada vending mechine,mahasiswa/karyawan dapat menggunakan ID Card untuk pembelian minuman tanpa uang cash, syaratnya mereka harus melakukan isi ulang sejumlah nominal uang yang diperlukan. Melalui teknologi ini pula akan didapat data minuman apa saja yang menjadi primadona, sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi penyediaan minuman yang sesuai keinginan pengguna.

RFID merupakan teknologi yang relatif masih baru dan akan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan aplikasinya. Selain itu,penetrasi dan implementasi teknologi informasi (TI) pada bidang akademik akan berdampak sangat positif, meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam bidang akademik maupun administratif. Implementasi dan adaptasi TIsecara optimal, diharapkan mampu menginspirasi industri, pemerintah, pendidikan, serta masyarakat luas, tentang pemanfaatan TI secara tepat guna.

“Kami sebagai perguruan tinggi berbasis TI ingin senantiasa menjadi polopor dan terdepan dalam inovasi, khususnya terkait peningkatan kualitas pendidikan dan sarana prasarana,” terang Meli selaku project manager ITCoPS. Dalam waktu dekat akan dikembangkan implementasi lainnya, yaitu untuk presensi karyawan ditambah face detection, transaksi di kantin, dan implementasi lainnya.Total akan dikembangkan 16 sistem implementasi RFID di kampus Stikom Surabaya.

Leave a comment